Laman

Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label kabar dan berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kabar dan berita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 April 2012

pasar penjual makanan yang tidak lazim

pasar penjual makanan yang tidak lazim ternyata ada.
berita ini aku dapatkan dari yahoo indonesia dengan judul "Uniknya Pasar Tomohon di Minahasa"
beritanya sebagai berikut:
Sekilas, Pasar Tomohon di Sulawesi Utara tampak seperti pasar tradisional biasa. Ada yang menjual ayam, sayuran, dan berbagai jenis keperluan dapur lainnya. Namun, melangkah lebih jauh lagi ke dalam pasar, terdapat lapak yang menjual binatang yang tidak umum dimakan.

Harus saya peringatkan, pasar ini tidak cocok bagi pencinta binatang!

Tomohon terletak di Kabupaten Minahasa, sekitar satu jam dari Manado. Tomohon menjadi salah satu objek wisata di Sulawesi Utara ini karena topografi alamnya yang indah. Kota terbesar ketiga di provinsi ini terletak di antara dua gunung, yaitu Mahawu dan Lokon yang belum lama ini meletus.

Salah satu atraksi wisata paling menarik di Tomohon adalah Pasar Beriman Tomohon. Saya beruntung karena baru mengunjungi pasar tradisional ini hari Sabtu lalu, tepat sehari sebelum Hari Raya Paskah. Pada hari itu, warga setempat berduyun-duyun pergi ke pasar untuk membeli berbagai keperluan pesta perayaan.

Jalan menuju pasar pun sempat macet karena banyaknya angkutan umum dan mobil pribadi yang bergerak menuju pasar. Lalu, apa yang menarik di pasar ini?

Di samping menjual berbagai keperluan sehari-hari, pasar ini juga menjual berbagai jenis daging dan binatang. Di situlah uniknya, binatang yang dijual tidak akan Anda temukan di pasar-pasar tradisional lain di Indonesia. Binatang-binatang ini, baik yang dijual dalam keadaan hidup atau sudah mati, biasa dijadikan santapan bagi penduduk sekitar Tomohon.

Binatang pertama yang saya lihat adalah babi yang sudah mati. Babi ini diangkut dengan sepeda motor oleh pedagangnya. Sebenarnya daging babi umum dijual di mana-mana, namun baru kali saya menemukan babi yang masih utuh. Ukurannya pun sangat besar.

Seorang pedagang sedang mengangkut babi dan anjing untuk dijual di Pasar Tomohon.

Melangkah masuk ke pasar yang penuh sesak saya melihat tumpukan binatang lain. Ternyata itu adalah tumpukan tikus yang telah dipanggang. Tampaknya tikus menjadi salah satu barang dagangan yang cukup laku, karena banyak jumlah pedagang yang menjajakan binatang ini cukup banyak.

Tikus bakar yang tengah dijajakan. 
Babi hutan pun dijual di pasar ini. Berbeda dengan babi ternak yang ukurannya besar dan berwarna putih, ukuran babi hutan lebih kecil dengan bulu berwarna hitam. Sebagian sudah dikuliti, dan sebagian lainnya masih utuh.

Ada pula satu lapak yang menjual ular besar dan sudah disembelih. Terlihat beberapa pembeli tengah menunggu daging ular dipotong dan ditimbang. Kelelawar juga dijual sebagai bahan masakan, sayapnya sudah dipisahkan dari tubuhnya.

Binatang lain yang tampaknya juga banyak dijual di Pasar Tomohon adalah anjing. Ada anjing-anjing yang masih hidup — yang akan dibunuh dengan cara dipukul oleh pedagangnya bila ada pembeli. Ada pula anjing-anjing yang sudah dibakar dan dibumbui. Anjing-anjing ini dibakar dalam keadaan utuh sehingga terus terang saja saya sedikit ngeri.

Anjing adalah makanan yang cukup umum dikonsumsi di wilayah ini. Foto: Olenka Priyadarsani
Yang tak kalah menyeramkan adalah kucing bakar. Menurut pedagangnya, kucing-kucing tersebut juga telah diberi berbagai macam bumbu tradisional. Satu ekor kucing dijual dengan harga Rp 100 ribu. Tidak seperti maraknya pedagang anjing dan tikus, saya hanya mendapati satu lapak yang menjual kucing.

Kucing juga dijadikan bahan masakan penduduk setempat. Foto: Olenka Priyadarsani

Menurut orang setempat yang kami sewa sebagai pengemudi, hanya babi dan anjing yang cukup umum dikonsumsi di wilayah Sulawesi Utara. Kucing dan tikus merupakan bahan masakan khas Tomohon saja. “Kebanyakan yang makan kucing adalah anak muda,” kata Hok, pengemudi kami tersebut.

Bagi banyak orang pemandangan di bagian daging Pasar Tomohon cukup membuat kita bergidik, walaupun juga sangat menarik. Setiap suku dan daerah memang memiliki makanan khas yang berbeda-beda!

disana apa beragama islam atau non islam ya?
hemm..jadi pingin pergi kesana
bagaimana dengan anda?


pasar penjual makanan yang tidak lazim 
 <a href="http://berita-dan-pemikiran.blogspot.com/2012/04/pasar-penjual-makanan-yang-tidak-lazim.html" target="_blank">pasar penjual makanan yang tidak lazim </a>
gunakan kode diatas apabila anda hendak memosting ulang postingan ini.

BACA SELENGKAPNYA.....

Jumat, 03 Februari 2012

putri indonesia dengan kemulusan karirnya

negeriku...negeriku....
akan bagaimana nasipmu?
pemerintahannya gak karuan,artis jadi pemerintah,model jadi pemerintah,maling juga jadi pemerintah.
gimana rakyatnya?
seperti berita baru baru ini "Angelina Patricia Pingkan Sondakh" seorang putri indonesia yang sudah ditangkap karna korupsi.
perjalanan karirnya mulus banget,tapi setelah kejadian ini,kita seharusnya bisa berfikir kira kira ada apa dibalik kemulusan karirnya.
ini gambar waktu angelina memenangkan pemilihan putri indonesia 2001

angie

kemudian jadi politikus partai demokrat

angie

angie


angie

angie

lalu akhirnya disidang karna korupsi.
hehehe...perjalan yang mulus menurutku hehehe...

angie
Angelina Patricia Pingkan Sondakh dimulai dari gelar Putri Indonesia tahun 2001. Angie kemudian menjadi politikus Partai Demokrat dan menjadi wakil rakyat di DPR. 3 Februari 2012, KPK menetapkan Angie sebagai tersangka dalam kasus suap wisma atlet yang merugikan negara milyaran rupiah.
ini nih yang lucu:
angie

orang selalu memakai pakaian yang sexy tapi menyerukan anti porgrafi,dan seakan akan hanya pornografi yang bahaya sedangkan korupsi halal dan membahagiakan hehehe...
ini menurut aku sob!menurut kamu gimana?
terserah kamu deh!
yoi aku undur diri dulu ya..wassalam.
BACA SELENGKAPNYA.....

Minggu, 04 Desember 2011

Pejuang Palestina Terharu Melihat Antusiasme Indonesia

"Sekiranya warga Palestina bisa melihat langsung antusiasme masyarakat Semarang dalam mendukung perjuangan mereka, niscaya mereka akan menangis bahagia”.

Demikian diucapkan pejuang Palestina Abu Salamah Aziz Mar’ie (39 tahun) di depan sekitar dua ribu pengunjung Konser Amal dari Indonesia untuk Palestina dan Dunia yang berlangsung Ahad (4/12) di Krakatau ballroom Hotel Horison, Semarang.

Secara terbuka Salamah menyatakan terimakasih yang dalam atas dukungan warga Indonesia, khususnya Semarang selama ini. “Itu membakar semangat kami dan tentu itu artinya kemarahan bagi Israel,“kata dia dengan mata berkaca-kaca.

Warga Tepi Barat Palestina yang pernah merasakan penjara Israel selama 20 tahun ini datang secara khusus ke Semarang untuk memberikan testimoninya dalam rangkaian roadshow Solidaritas Palestina Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) di tujuh kota besar Indonesia.

Salamah menyatakan saat ini masih ada 6000 warga Palestina yang ditahan Israel. Sebagian besar pemuda dan remaja. Saat ini yang sedang menjadi agenda utama perjuangan adalah membebaskan sebanyak mungkin tahanan.

“Bulan Oktober lalu kami melakukan pertukaran tahanan dengan

Israel. Sebanyak 450 warga kami telah bebas, gelombang berikutnya dua bulan kemudian, total mencapai 1027 orang. Alhamdulillah ini karunia Allah,” jelas Salamah yang memberikan testimoni dalam bahasa Arab yang kemudian diterjemahkan oleh Ketua KNRP Pusat, Muqodam.

Selanjutnya pria yang sebelumnya divonis 140 tahun penjara oleh Israel ini menyampaikan, perjuangan untuk mendapatkan kedaulatan masih menjadi menu keseharian rakyat Palestina.

“Kemerdekaan Palestina akan kami perjuangkan terus tanpa lelah, agar kaum muslimin di sini nantinya bisa ikut sholat di masjid Al Aqsa bersama kami,” ucapnya disambut riuh takbir pengunjung yang hadir.

Sebagai ungkapan terimakasih, dirinya memberikan kafiyeh kepada Walikota Semarang, Soemarmo. Kafiyeh adalah sorban yang sering dikenakan warga Palestina.
sumber
Berita Lainnya


Show Tari Telanjang Maria Ozawa
Maria Ozawa
Foto Hot Pevita Pearce
BACA SELENGKAPNYA.....

Kamis, 27 Oktober 2011

Papua Rusuh

Pemilukada di Papua Rusuh

Jayapura -Sebanyak 17 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam bentrok warga di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Ahad 31 Juli 2011. Kepolisian Daerah Papua menyebutkan, sejumlah rumah dan kendaraan juga ikut dibakar dalam rusuh pagi tadi. “Bentrok di sekitar kantor DPRD Puncak,” kata juru bicara Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Wahcyono.Namun sejauh ini polisi belum mengetahui secara detail nama korban tewas dan luka-luka. “Masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Bentrok diduga dipicu ketidakpuasan warga pendukung Elvis Tabuni, Ketua DPRD Kabupaten Puncak, dan pendukung Simon Alom, mantan caretaker Bupati Kabupaten Puncak.
Sebelumnya Ketua DPRD Puncak Elvis Tabuni mengatakan tahapan Pemilukada di Puncak patut ditinjau kembali karena KPUD setempat melanggar pasal 11 UU Nomor 9 tahun 2010. Karena ia meminta pemilukada ditunda.
Belakangan pernyataan itu dibantah Ketua KPUD Puncak Nas Labene. Ia mengaku pemilu sudah sesuai prosedur dan tidak melanggar Undang-undang. “Kami tidak pernah melanggar aturan, jadi tidak ada alasan untuk Pemilukada di Puncak ditunda,” katanya.
kabar terkait:
Freeport: Surat Dewan Rakyat Papua Picu Rusuh Timika

TIMIKA: Manajemen PT Freeport Indonesia mensinyalir surat dari Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) tertanggal 6 Oktober 2011 yang meminta penghentian sementara operasional PT Freeport Indonesia, menjadi pemicu tindakan anarkisme massa di Terminal Gorong-gorong Timika, Senin (10 Oktober).
Presiden Direktur & CEO PT Freeport Indonesia Armando Mahler saat menggelar pertemuan dengan wartawan di Kuala Kencana, Timika, Rabu 12 Oktober, mengatakan keluarga besar PT Freeport merasa sedih dan berduka atas meninggalnya Petrus Ayamseba, 36, karyawan PT Pangansari Utama dalam kasus bentrokan dengan aparat kepolisian di Terminal Gorong-gorong Timika.
"Hari Senin terjadi hal-hal yang sama sekali tidak kami inginkan. Saat itu banyak karyawan dan nonkaryawan bergabung hendak masuk ke Terminal Gorong-gorong. Tujuan mereka ingin ke Tembagapura untuk stok operasi PTFI. Mungkin hal ini dipicu oleh adanya surat dari DPRP yang meminta stop operasi perusahaan sebelum semua soal diselesaikan," jelas Armando.
Dengan adanya dukungan dari DPRP itu, membuat karyawan PT Freeport yang selama ini menggelar mogok kerja di Timika semakin agresif karena merasa ada pihak lain yang mem-back up perjuangan mereka.
Terkait surat dari DPRP itu, menurut Armando, PT Freeport telah berkomunikasi dengan Ketua DPRP John Ibo di Jayapura.
Dari pengakuan John Ibo, kata Armando, yang bersangkutan tidak pernah menandatangani surat yang meminta penghentian sementara waktu operasional PT Freeport.
Menyinggung tentang ketidakhadiran PT Freeport dalam pertemuan yang difasilitasi Komisi A DPRP di Jayapura, 6 Oktober 2011, Armando mengatakan jajarannya sudah menyurati DPRP untuk menunda pertemuan hingga Jumat (14 Oktober).
Namun ternyata, pertemuan tetap dilanjutkan tanpa kehadiran perwakilan manajemen PT Freeport hingga DPRP mengeluarkan sejumlah rekomendasi.
Menurut Armando, jika operasional PT Freeport terhenti maka banyak pihak yang rugi, baik perusahaan, karyawan dan keluarganya, masyarakat, dan pemerintah pusat, provinsi maupun daerah.
Armando menegaskan PT Freeport memiliki komitmen untuk menunjang program MP3EI dengan menginvestasikan dana sebesar 17,5 miliar dolar AS hingga tahun 2041.
"Kalau perusahaan stop produksi maka semua ini akan terhambat," jelasnya.
Saat menggelar jumpa pers di Jayapura pada Selasa (11 Oktober) petang, John Ibo menegaskan bahwa surat tanggal 6 Oktober tersebut bukan merupakan surat dari DPRP dan tidak pernah ditandatangani oleh yang bersangkutan.
DPRP juga menyatakan menyesal atas insiden yang terjadi di Timika yang dipicu oleh surat DPRP, dan DPRP menyatakan berduka cita kepada para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang luka-luka dan sementara dirawat di berbagai rumah sakit di Timika.
DPRP berjanji akan melakukan klarifikasi internal secara serius atas persoalan itu dan akan memberikan tindakan tegas bagi oknum yang terlibat dalam pembuatan surat tertanggal 6 Oktober 2011. Lembaga DPRP juga menyatakan siap bertanggung jawab bila tuntutan dialamatkan ke DPRP.
Armando meminta aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kasus bentrokan di Terminal Gorong-gorong Timika yang mengakibatkan Petrus Ayamseba meninggal dunia hingga kasus pembakaran kendaraan di ruas jalan poros dari Pelabuhan Portsite Amamapare ke Tembagapura.
"Kami minta pihak yang memicu kejadian tersebut dihadapkan ke meja pengadilan. Orang yang memicu kerusuhan itu harus dituntut. Yang bersalah harus dihukum," kata Armando.
BACA SELENGKAPNYA.....